Santai Bersama Gubernur Sulawesi Tengah

image

Palu- Tetap akrab walau tidak bersifat formal. Itulah yang ditunjukan oleh “Mantan Pasangan Koalisi” Parigi Moutong, Drs. Longki Djanggola (kiri) & H. Samsurizal Tombolotutu (kanan).

Disela-sela kesibukan dalam memimpin pemerintahan mereka masih bisa bersilaturahmi. Keakraban ini terlihat ketika Bupati Parigi Moutong dijamu makan malam oleh Gubernur Sulawesi Tengah. (rizka)

image

PARIGI– Setelah Badrun Nggai yang
diusul untuk berpasangan dengan
Samsurizal Tombolotutu pada Pemilihan
Umum Kepala Daerah (Pemilukada)
Kabupaten Parigi Moutong (Parimo)
tahun 2013 mendatang, kini kembali
muncul nama baru yakni Ir Sugendi
Samudin, MSi yang usulkan sebagai
bakal calon Wakil Bupati Parimo
berpasangan dengan Samsurizal. Nama Sugendi diusulkan oleh puluhan Kepala Desa (Kades) dari beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Parimo pada pertemuan di rumah jabatan (rujab) tadi malam. Kades Sausu Peore Kecamatan Sausu, Abdul Sahid selaku juru bicara para kades tersebut menyatakan, pada dasarnya seluruh kades yang hadir pada pertemuan itu tetap berkomitmen untuk mendukung Samsurizal Tombolotutu sebagai calon Bupati Parimo. Namun mereka juga mengusulkan agar Sugendi hendaknya dipertimbangkan untuk berpasangan dengan Samsurizal. Sugendi kata Abdul Sahid merupakan tokoh yang mewakili masyarakat dari wilayah selatan Kabupaten Parimo yang sangat cocok berpasangan dengan Samsurizal yang mewakili wilayah utara.

Selain itu kata Sahid, Sugendi
merupakan tokoh yang mewakili generasi muda yang cukup banyak berjasa dalam proses perjuangan pembentukan Kabupaten Parimo sepuluh tahun yang silam. Sementara itu Samsurizal Tombolotutu cukup merespon usulan tersebut. Hanya saja Dia menegaskan calon wakil yang akan dipilihnya harus berdasarkan hasil survey dari lembaga survey yang telah ditunjuknya.

“Terima kasih atas aspirasi saudara-
saudara, namun untuk menetapkan calon wabup yang akan berpasangan dengan saya tetap berdasarkan hasil survei. Saya menggunakan Lingkar Survei Indonesia (LSI)  yang sudah terkenal di Indonesia sebagai lembaga yang akan mensurvei calon wabup. Biarpun harganya mahal, namun hasil surveinya lebih akurat,”ujar Samsurizal.

Samsurizal mengungkapkan, saat ini LSI sedang bekerja melaksanakan survei
yang dimaksud hingga bulan Desember
mendatang. Karenanya kata Samsurizal, jika Sugendi berkeinginan berpasangan dengannya hendaknya memanfaatkan waktu tersisa untuk melakukan sosialisasi agar lebih dikenal di masyarakat sehingga dapat mendongkrak hasil surveinya. Selain hasil survei, penetapan calon wabup kata Samsurizal juga harus didasarkan pada kesepakatan koalisi partai pengusung . Karenanya pendekatan kepada partai pengusung juga perlu dilakukan. Samsurizal juga mengakui sebelumnya pada awal tahun ini, LSI sudah melakukan survei pertama, dan berdasarkan hasil survei itu nama Sugendi belum masuk nomasi karena ketika itu mungkin belum melakukan sosialisasi. Nama-nama yang muncul berdasarkan hasil survei pertama tersebut antara Badrun Nggai, Asmir Ntosa, Awalunsyah Passau dan
beberapa nama lain.