10 Pesepakbola Tercerdas Di Muka Bumi

Sepakbola tidak melulu soal fisik dan
ketahanan tubuh. Sepakbola pun pasti
memerlukan kelihaian dan kecerdasan
pada setiap pemainnya dan hal tersebut
dibutuhkan bagi seorang pemain agar
sukses. Bahkan beberapa Universitas di
Inggris menyebutkan bahwa rata-rata
pemain sepakbola profesional adalah
manusia-manusia yang sangat cerdas di banding dengan manusia yang
berkecimpung di dunia kerja lainnya.
Tak hayal, sepakbola pun turut
melahirkan insan-insan cerdas sebagai
pelakukanya. Beberapa di antaranya
bahkan memiliki gelar sarjana bahkan
doktorat dari Universitas karena
kecerdasaan yang dimiliki para pemain.

Siapa saja 10 pesepakbola yang memiliki kecerdasaan di atas rata-rata
pesepakbola pada umumnya? berikut
daftarnya

10 . Graeme Le Saux
Namanya sudah tidak asing lagi di
telinga para penggemar sepakbola
Inggris. Mantan bek kiri Chelsea sempat
mengenyam pendidikan di Kingston
University, Inggris untuk jurusan
pendidikan lingkungan. Lepas dari
sepakbola, Le Saux bekerja sebagai
penulis di harian Guardian. Meski sempat diterpa isu gay karena latar belakang Universitasnya, kecerdasaannya pun dapat disandingkan dengan keahlian dalam mengolah si kulit bundar.

9. Arjan de Zeeuw
Wigan dan Portsmounth merupakan dua dari beberapa klub yang pernah dibela bek cerdas ini. Lahir di Belanda, de Zeeuw memiliki gelar sarjana untuk ilmu kesehatan dan melanjutkan karir sebagai detektif di bagian forensik.

8. Iain Dowie
Si plontos ini pernah bermain untuk
beberapa klub papan atas Inggris di era
90an sepertu Southampton, West Ham
hingga Crystal Palace. Namun di balik
penampilannya sebagai striker ganas,
Dowie memiliki gelar master sarjana
jurusan engineering dari Universitas
Southampton. Dirinya pernah bekerja
sebagai ilmuan di British Aerospace
sebelum memutuskan untuk melatih klub.

7. Steve Heighway
Pendukung setia Liverpool pasti mengenal sosoknya. Heighawy sempat menjadi pemain penting kala The Reds
menggondol lima gelar divisi satu Inggris dari tahun 1973 hingga 1980 sebelum memutuskan untuk menerima pinangan sebagai kepala akademi Liverpool.
Namun jauh dari karir sepakbolanya,
Heighway sempat meneruskan studi
akademiknya dan berhasil menjadi
sarjana ekonomi di Universitas Warwick.

6. Shaka Hislop
Mungkin nama Shaka Hislop bisa menjadi penjaga gawang tercerdas yang pernah dimiliki sepakbola. Lahir di Trinidad Tobago, Hislop sempat tampil di Final Piala FA 2006 bersama West Ham sebelum menyerah adu penalti dari Liverpool. Yang mengejutkan, Hislop sukses menyelesaikan studinya sebagai
sarjana teknik mesin di Universitas
Howard, Washington DC. Dirinya pun
sempat magang di NASA.

5. Slaven Bilic
Perawakan cool pasti terlintas di pikiran
kala membicarakan tentang sosok Slaven Bilic. Mantan pelatih Kroasia ini memang identik dengan dunia musik karena memiliki sebuah grup band bernama Rawbau. Prestasi di atas lapangan tidak kalah ciamiknya. Bilic sempat membawa Kroasia berada di tempat ketiga pada Piala Dunia 1998 sebagai pemain.
Namun pria yang fasih berbahasa Inggris ini memiliki gelar sarjana hukum dan sempat berkecimpung di dunia politik.

4. Pavel Nedved
Permainan bertenaganya akan selalu
dikenang oleh penggemar Lazio dan
Juventus ketika mereka mengingat nama Pavel Nedved. Mantan gelandang serang ini memiliki prestasi yang sangat berkemilau termasuk menghantarkan Juventus merajai Liga Italia dari 2002 hingga 2006. Jauh dari karir sepakbolanya, Nedved dikenal sepabagai ahli matematika. Dirinya pun menerima gelar diploma statistik atas namanya saat masih berkarir.

3. Barry Horne
Gol indahnya ke gawang Wimbledon
pada musim 1993/94 sukses
menyelamatkan Everton dari degradasi.
Dirinya pun sempat membawa Everton
merengkuh gelar Piala FA di tahun 1996.
Kesuksesannya Horne di atas lapangan
ternyata didahului ketika dirinya menerima gelar sarjana kelas utama di bidang Kimia dari Universitas Liverpool. Hasilnya, selepas karir sepakbolanya berakhir, Horne menjadi ahli kimia, guru fisika dan direktur sepakbola.

2. Socrates
Namanya cukup melekat erat dalam
sejarah sepakbola Brazil dan dunia. Pele pun memasukkannya ke dalam daftar 100 pemain terbaik FIFA pada 2004 lalu berkat andilnya membawa Seleccao menjadi runner up Copa America di tahun 1983. Kejeniusannya diatas lapangan pun ditransformasikan dengan baik di luar lapangan. Socrates memegang gelar doktor dari Faculdade de Medicina de Ribeirão Preto sebelum meninggal dunia pada 4 Desember 2011 karena keracunan.

1. Frank Lampard
Banyak yang menyebut Frank Lampard
adalah seorang profesor yang berkiprah sebagai pesepakbola profesional. Karena pemain berusia 33 ini memiliki IQ yang sangat tinggi dan melebihi pemain sepakbola manampun. Hal ini diketahui beberapa tahun yang lalu oleh dokter tim Chelsea, Bryan English. Meski tidak memiliki gelar, Lampard sempat mengeyam pendidikan di Brentwood School dengan nilai rata-rata 11 atau A. Dirinya pun dijuluki Sang Profesor oleh para penggemarnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s