7 Perampok Bersenjata Dibekuk Polisi Parigi

image

Parigi, 4 Desember 2012
Juru Bicara Polda Sulawesi Tengah AKBP Soemarno mengaku belum mengindikasikan keterkaitan antara kasus perampokan di Kabupaten Parigi Moutong dan kelompok teroris Kabupaten Poso.
“Kami masih melakukan pendalaman,
jadi belum bisa disimpulkan
keterkaitannya,” kata Soemarno di Palu, Jumat.

Kabupaten Parigi Moutong sendiri
berbatasan langsung dengan Kabupaten Poso. Sejumlah anggota kelompok sipil bersenjata Poso tertangkap di perbatasan Poso dan Parigi Moutong.

Dua perampok itu dibekuk saat terjadi
razia setelah polisi mendapat laporan
dari korban perampokan yang
merupakan pemilik Rumah Makan Sari
Laut di Kabupaten Parigi Moutong.
Berdasrkan informasi itu, kemudian polisi menyergap tempat persembunyian lima perampok dan terjadi perlawanan meski tidak sempat terlibat kontak senjata. Ketujuh perampok itu adalah R, Z, P, S, H, K dan A.

Kawanan perampok itu melakukan
aksinya di tiga tempat berbeda yakni
dua rumah makan dan sebuah rumah
warga pada Jumat dini hari.

Soemarno mengatakan korban
perampokan tidak ada yang terluka
hanya mendapat ancaman dari para
pelaku.

Sementara itu barang bukti yang berhasil disita polisi antara lain 15 telepon genggam berbagai merek, dua komputer jinjing, sebuah kamera, dua jam tangan, uang tunai sebanyak Rp6,1 juta, puluhan perhiasan emas, tiga senjata api rakitan, enam senjata tajam serta dua unit sepeda motor.

Sementara itu pada Juni 2012, Bank
Danamon di Kabupaten Parigi Moutong
dirampok empat orang dan berhasil
menggondol uang tunai Rp85 juta,
sedangkan beberapa hari lau juga terjadi perampokan warga yang mengakibatkan Rp250 juta amblas.

Sementara itu pada Maret 2012, Badan
Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah di
Kota Palu juga dirampok dan uang tunai sebanyak Rp410 juta raib dibawa kabur.

“Kita terus mendalami keterkaitan
sejumlah perampokan itu,” kata mantan
Kapolres Parigi Moutong ini. Soemarno mengatakan lima dari tujuh perampok di Parigi Moutong berasal dari Sulawesi Selatan dan dua orang lainnya berasal dari Kabupaten Parigi Moutong.

Lima perampok terpaksa dilumpuhkan
dengan timah panas karena melakukan
perlawanan ketika hendak ditangkap
polisi.

Sementara itu situasi pengamanan
Kabupaten Poso saat ini diperketat
menyusul masih rawannya aksi kelompok sipil bersenjata.

Berberapa bulan sebelumnya polisi
menangkap tiga terduga teroris di
Kabupaten Tojo Una-Una usai melakukan pencurian sejumlah sepeda motor.

Kegiatan pencurian sepeda motor itu
diduga kuat untuk mendanai kelompok
sipil bersenjata di Kabupaten Poso.

Sumber : antaranews

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s