Pamor Serie A Merosot ?

Benarkah Merosotnya Pamor Serie A
Mutlak Karena Skandal Calciopoli?

image

Tak terbantahkan memang kalo pamor
Liga Italia Serie A di mata masyarakat
umum (bukan tifosi sejati) kalah bersaing dengan Liga Spanyol dan Liga Inggris untuk saat ini. Banyak yang menganggap bahwa, menurunnya pamor Serie Adisebabkan oleh kasus Calciopoli pada tahun 2006 (yang hingga saat ini belum 100% tuntas) yang melibatkan banyak klub-klub ternama di Serie A seperti Juventus, AC. Milan, Fiorentina.

Namun jika kita mencermatinya secara
bijak dan objektif tanpa embel-embel rasa fanatisme berlebihan terhadap satu atau dua klub tertentu, alasan tersebut sebenarnya tidaklah 100% benar. Karena pada saat itu, Tim Nasional Italia justru mampu merebut trofi Piala Dunia di Jerman tanpa sekalipun mengalami kekalahan. Setelah itu disusul oleh kecemerlangan AC. Milan yang berhasil merebut gelar Liga Champions untuk kali ke-7 pada tahun 2007.

Ada sedikit hal yang membenarkan kalau pamor Serie A turun karena adanya kasus Calciopoli. Yaitu berkurangnya jutaan fans Juventus dari layar kaca setelah didegradasi ke Serie B. Hal ini sangat masuk akal jika beberapa stasiun televisi di seluruh dunia banyak yang mencabut kontraknya atau batal mengajukan kontrak terhadap klub atau Serie A itu sendiri.

Di saat yang bersamaan, Liga Inggris
betul-betul memanfaatkan momentum ini dengan kerjasama yang begitu apik
dengan beberapa media ternama di
seluruh dunia seperti ESPN, Star Sport
dan lainnya. Sebenarnya, Liga Inggris
sudah merencanakan hal ini sejak lama
yaitu ketika mencuatnya nama-nama
pemain seperti Michael Owen, Ryan
Giggs, David Beckham dan lainnya.
Namun waktu itu belumlah cukup bersaing dengan Serie A yang lebih banyak memiliki pemain bintang seperti Ronaldo, Roberto Baggio, Batistuta dan lain sebagainya. Oleh karena itu, waktu itu adalah waktu yang paling tepat untuk lebih mempromosikan Liga Inggris dan merebut hati masyarakat pecinta bola.

Sasaran yang paling mereka targetkan
adalah benua Asia (China, India,
Indonesia) yang memiliki jumlah penduduk terbanyak di dunia. Dengan media yang begitu kuat, profesional, stadion modern, tampilan apik di layar kaca membuat Liga Inggris semakin diminati masyarakat. Ditambah lagi dengan kehadiran Roman Abramovic yang mengambil alih kepemilikan Chelsea dengan mendatangkan seorang pelatih kontroversi, Jose Mourinho.

Oleh karena itu berdasarkan fakta
tersebut, sangatlah tidak adil kalau
merosotnya pamor Serie A hanya
disebabkan oleh kasus skandal
pengaturan skor, Calciopoli. Jika ingin
anda membandingkan, bahwa
sebenarnya kasus-kasus atau skandal
yang terkait sepakbola di negeri Pizza
tidak terjadi pada 2006 saja. Jauh
sebelumnya, yaitu ketika AC. Milan
mendapat hukuman yang sama
(degradasi ke Serie B) akibat kasus
Totonero (perjudian) juga menjadi bagian skandal Serie A. Namun waktu itu, kasus ini tidak sama sekali meredupkan pamor Serie A, karena memang media yang ada waktu itu masih sangat sedikit dan terbatas. Sehingga apapun yang dilakukan oleh liga lain (liga Inggris misalnya) untuk merebut simpati masyarakat pecinta bola waktu itu sama sekali tidak mampu mempengaruhi pamor Serie A.

Andai saja kejadian Calciopoli itu juga
terjadi pada tahun 80-an seperti kasus
Totonero, mungkin Serie A akan tetap
menjadi pilihan pecinta tayangan
sepakbola dan pamornya (baik untuk
pemain, pelatih, pengamat sepakbola atau masyarakat biasa) tidak akan menurun seperti pada tahun 2006 dimana era teknologi sudah sangat maju dan sangat jauh meninggalkan era teknologi pada tahun 80-an.

Semoga analisa tentang fakta baru pamor Serie A menjadi penyemangat untuk tetap terus menjadi bagian dari tifosi Lega Calcio Serie A Italia dan mampu melihat secara bijak dan obyektif sebuah penilaian terhadap hal-hal yang menyebabkan pamor Serie A merosot.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s