Pemain Hebat yang Tak Pernah Raih Ballon d’Or

Pemain hebat tanpa gelar individu ??
Lantas siapa saja maestro-maestro lain yang luput dari penghargaan ini, berikut daftarnya seperti dikutip Independent:

1. Andres Iniesta
Kunci timnas Spanyol menjuarai Euro 2008, Piala Dunia 2010, dan Euro 2012. Mencetak gol penentu di final PD 2010. Dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen di Euro 2012.
Namun, hanya menempati urutan kedua
Ballon d’Or 2010 dan urutan ketiga Ballon d’Or 2012.

2. Diego Maradona & Pele
Dua pemain yang digadang-gadang sebagai pemain terbaik sepanjang masa ini gagal mendapat predikat pemain terbaik karena ‘kecelakaan’ sejarah. World Player of the Year baru diadakan pada 1991 dan Ballon d’Or sudah hadir sejak 1956 tapi hingga 1995, hanya diperuntukkan khusus bagi pemain Eropa.

3. Thierry Henry
Pemain terhebat sepanjang sejarah Arsenal. Membawa timnas Prancis menjuarai Piala Dunia 1998, Euro 2000, dan final Piala Dunia 2006. Henry sempat beberapa kali masuk nominasi Ballon d’Or (2003 dan 2006) serta World Player of the Year (2003 dan 2004). Di Ballon d’Or 2003 tempati urutan kedua di belakang Pavel Nedved.
Di Ballon d’Or 2006 tempati urutan ketiga di bawah Fabio Cannavaro dan Gianluigi
Buffon. Sementara di World Player of the Year 2003 & 2004 sama-sama tempati urutan kedua, masing-masing di bawah Zinedine Zidane dan Ronaldinho.

4. Raul Gonzalez
Salah satu pemain terhebat sepanjang sejarah Real Madrid. Menjuarai enam titel La Liga dan tiga trofi Liga Champions tapi hanya sekali masuk nominasi Ballon d’Or. Pada Ballon d’Or 2001, Raul hanya menempati urutan kedua di belakang Michael Owen.

5. Alan Shearer
Penyerang tengah sejati yang juga legenda Newcastle United. Mencetak rekor 260 gol di Premier League. Sempat jadi nominasi Ballon d’Or 1996 tapi hanya menempati urutan ketiga di bawah Matthias Sammer dan Ronaldo.

6. Frank Rijkaard
Seperti Cristiano Ronaldo pada Lionel Messi, Frank Rijkaard selalu di bawah bayang-bayang Marco van Basten. Gelandang bertahan terbaik di generasinya ini masuk nominasi Ballon d’Or 1988 dan 1989, tahun di mana Van Basten memenangi kedua penghargaan tersebut.

7. Dennis Bergkamp
Legenda Arsenal dan Belanda. Punya teknik dan kontrol bola sempurna. Pada Ballon d’Or 1992 menempati urutan kedua di belakang Marco van Basten. Pada Ballon d’Or 1993 lagi-lagi tempati urutan kedua, kali ini di bawah Roberto Baggio. Pada World Player of the Year 1993 tempati urutan ketiga, kembali di bawah Baggio.

8. Paolo Maldini
Legenda terbesar AC Milan. Menjuarai tujuh Serie A dan lima Liga Champions. Pada Ballon d’Or 1994 tempati urutan ketiga di bawah Hristo Stoichkov. Pada World Player of the Year 1995 tempati urutan kedua di bawah George Weah.

9. Peter Schmeichel
Kiper terbaik sepanjang sejarah Manchester United. Sayangnya, penjaga gawang jarang mendapat penghargaan. Hanya sekali kiper dinobatkan sebagai yang terbaik yakni Ballon d’Or 1963 untuk Lev Yashin.

10. Kenny Dalglish
Kunci sukses ‘The Untouchables’ Liverpool di era 80-an. Hanya sekali masuk nominasi Ballon d’Or yakni pada 1983 tetapi hanya menempati posisi kedua di bawah Michel Platini.

11. Eric Cantona
Kerap dianggap pemain terhebat sepanjang era Premier League. Punya style yang tidak dimiliki pemain lain. Cantona hanya sekali dinominasikan dalam Ballon d’Or, yakni pada 1993 saat menempati posisi kedua di bawah Roberto Baggio.

12. Ferenc Puskas
Pemain terhebat sepanjang masa. Mencetak 514 dari 529 laga di Liga Hungaria dan Liga Spanyol.
Mencetak 84 gol dari 85 laga timnas Hungaria. Namun, luar biasanya hanya sekali masuk nominasi Ballon d’Or 1960. Itu pun kalah dari Luis Suarez. FIFA mungkin merasa bersalah atas ‘kekhilafan’ ini, sehingga mulai 2009 lahirlah FIFA Puskas Award untuk gol terbaik dunia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s