Inilah Faktor X Kekalahan Juve Atas Galatasaray

image

Inilah Faktor X Kekalahan Juve Atas Galatasaray yg kami kutip dan translate se detail mungkin dari Sumber link di bawah (Skysport ) simak fakta berikut ini: Lihat gambar A:

– Kickoff babak pertama Juve berada di sisi kiri lapangan sedang Galatasaray di sisi kanan. Rumput dan kondisi lapangan yg bagus bikin pertandingan berjalan menarik dan terbuka, Llorente nyaris membobol gawang Muslera andai tendangannya tidak melenceng tipis di tiang kanan. Kondisi berbeda ketika hujan salju mulai turun di menit 30. Wasit menghentikan pertandingan dan menundanya sambil menunggu hujan salju reda. Lihat gambar B:

– Dalam 8 menit, lapangan tertutup salju dan petugas mulai membersihkan ‘sebagian’ sisi lapangan. Dengan sisa 15 menit babak pertama, ada indikasi petugas pembersih salju ingin menguntungkan pemain Gala. Petugas membersihkan area kotak penalti Juve sedang kotak penalti Gala hanya dibersihkan salju diatas garis penaltinya saja. Berharap dengan ‘hanya’ membersihkan daerah penalti Juve pemain Gala bisa menyerang dengan kondisi wilayah yg minim salju. Namun keputusan wasit berkata lain, wasit menunda pertandingan keesokan harinya karena hujan salju tidak kunjung reda. Lihat gambar C

– Keesokan siangnya saat dicek, daerah lapangan Juve dipenuhi ‘cakaran’ traktor, mirip dengan kondisi di sawah dengan mesin bajaknya. Sisi kiri lapangan Juve tampak hancur lebur sedang wilayah lapangan Gala tampak mulus. Hal ini tidak jadi halangan buat wasit untuk melanjutkan pertandingannya. 15 Menit terakhir babak pertama dilanjutkan dengan kondisi Gala yg tak mampu menembus kotak penalti Juve karena memang kondisi lapangan yg hancur. Babak pertama berakhir dengan skor 0-0. Lihat gambar D

– Babak kedua dimulai, Juve dan Gala harus bertukar posisi. Sudah lihatan belum curangnya? belum? ok saya jelaskan. Dibabak kedua ini Juve berada di sisi kiri dengan wilayah serang ke kanan (ke sisi kiri lapangan yang hancur) dan Gala berada di sisi kiri dengan wilayah serang kanan di lapangan yg jauh lebih mulus. Babak kedua ini, meski relatif berimbang namun Gala unggul jumlah peluang, lihat Drogba dengan mudahnya menggiring bola sampai kotak penalti Juve. Beda dengan Tevez, drible-nya yang biasanya berjalan mulus, bola jadi sering memantul liar sehingga Tevez berkali-kali gagal menguasai bola dengan baik. Dan dengan sedikit keberuntungan Gala, Sneijder bisa memanfaatkan satu peluang emasnya menjadi gol. Juve pun gagal mengejar margin gol karena lapangan wilayah serangnya yg buruk dan kemudian Gala menumpuk pemain belakang dan mengandalkan serangan balik.

Kesimpulan:
Gala hanya ‘menderita’ 15 menit (akhir babak pertama) sedang Juve harus menderita di 45 menit terakhir alias babak kedua. Menderita karena mempunyai kondisi wilayah serang yg
buruk. Analisa yg di kutip dari analisa Skysport di ( http://video.sky.it/sport/champions-league/galatasarayjuventus_furbizia_turca/v181436.vid ).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s