Para Pembelot Yang Sukses Di Juventus & Madrid

Berikut adalah beberapa pemain dan pelatih yang terbilang sukses memperkuat bahkan melatih klub Juventus bahkan Real Madrid.

– Zinedine Zidane

image

Juventus 1996–2001, Real Madrid 2001–2006

Zidane tampil lebih dari 150 laga untuk kedua klub. Dia meraih dua gelar Seri A dan dua kali runner-up Liga Champions 1996/97, dan 1997/98, sebelum mencetak rekor transfer dunia ke Real Madrid dengan nilai 75 juta euro (sekitar Rp1,090 triliun). Zidane membawa Madrid juara Liga Champions 2002 seusai mengalahkan Bayer Leverkusen 2-1. Kini Zidane pelatih Real Madrid.

– Fabio Cannavaro

image

Juventus 2004–2006 dan 2009–2010, Real Madrid 2006–2009

Sempat mendaratkan dua gelar Seri A dalam beberapa tahun di Juventus, namun dua trofi itu dianulir karena La Vecchia Signora tersangkut kasus pengaturan skor (calciopoli). Pada 2006, Cannavaro menyeberang ke Madrid karena Juventus didegradasi ke Seri B. Dia mewarisi no 5 milik Zidane dan memenangi dua trofi La Liga serta Piala Super Spanyol.

– Emerson

image

Juventus 2004–2006, Real Madrid 2006–2007

Keberadaan gelandang Brasil Emerson di Juventus bersamaan dengan Cannavaro, dan dia juga mengikuti jejak Cannavaro ke Madrid, namun hanya bertahan setahun. Emerson meraih trofi La Liga 2006/2007 sebelum hengkang ke AC Milan dan mempersembahkan Piala Super Eropa 2007 dan Piala Dunia Antarklub 2007.

– Michael Laudrup

image

Juventus 1989, Real Madrid 1994–1996

Laudrup diikat Juventus untuk menggantikan Zbigniew Boniek. Laudrup meraih gelar Seri A pada tahun pertamanya di Turin, sebelum dihantam cedera dan kehilangan performa terbaiknya sehingga terpinggirkan. Playmaker asal Denmark itu kemudian bergabung dengan Barcelona di mana dia berkembang di bawah arahan pelatih asal Belanda Johan Cruyff. Laudrup sukses meraih Piala (Liga) Champions 1992 dan empat gelar La Liga beruntun, atau lima kali berturut-turut setelah pindah ke Madrid.

– Luis del Sol

image

Real Madrid 1960–1962, Juventus 1962–1970

Bersama Madrid, gelandang kelahiran Arcos de Jalon, Spanyol, 6 April 1935 itu meraih gelar Piala (Liga) Champions 1959/1960 setelah menang 7-3 atas Eintracht Frankfurt di Hampden Park. Dia juga meraih dua gelar La Liga dan Piala Interkontinental sebelum bergabung dengan Juventus dan meraih gelar Seri A 1966/1967 dan Coppa Italia 1964/1965. Luis del Sol mencetak gol melawan Juventus di replay perempat final Piala Champions pada tahun 1962.

– Alvaro Morata

image

Real Madrid 2008–2014, Juventus 2014–2016

Penyerang asal Spanyol ini merupakan hasil pembinaan pemain muda Real Madrid. Dia mencetak 10 gol dalam 37 pertandingan sebelum bergabung dengan Juventus musim panas 2014 dengan nilai transfer 20 juta euro dan Madrid punya opsi untuk membeli kembali, Morata sudah meraih gelar 2 Scudetto, 1 Coppa Italia dan 2 Super Coppa Italia bersama Juventus.

– Nicolas Anelka

image

Real Madrid 1999–2000, Juventus 2013

Anelka mencatat rekor pembelian Real Madrid saat didatangkan dari Arsenal pada 1999 senilai 22,3 juta pounds. Setelah awal yang menjanjikan untuk berkarier di Madrid, dia gagal saat ditangani mantan manajer Vicente del Bosque dan diskors selama 45 hari karena (diduga) menolak berlatih. Anelka menjadi pemain pinjaman Juventus pada 6 Januari 2013, dari Shanghai Shenhua. Anelka sempat melakoni tiga laga sebagai pengganti di Juventus.

– Robert Jarni

image

Juventus 1994–1995, Real Madrid 1998–1999

Bek kiri asal Kroasia itu memenangkan trofi bersama kedua tim. Setelah dikaitkan dengan Juventus dari Torino, Jarni bukan mejadi pemain inti di Juventus, namun masuk dalam skuat yang merebut dua gelar dalam semusim yakni Seri A dan Coppa Italia 1994/1995. Di Real Madrid, Jarni juga kerap sebagai pemain pengganti, termasuk saat memenangi Piala Interkontinental 1998.

– Fabio Capello

image

Juventus 1970–1976 (pemain) dan 2004–2006 (pelatih), Real Madrid 1996–1997 dan 2006–2007

Capello meraih tiga gelar seri A (1971/72, 1972/73, 1974/75) dalam enam musim sebagai pemain Juventus, dan dua gelar lagi (2004/05 dan 2005/06) di raih saat menjadi pelatih. Namun, dua gelar terakhir dianulir lantaran terkait skandal calciopoli. Setelah itu Capello bergabung dengan Madrid untuk kesempatan kedua. Pertama kali di Madrid, Capello menyumbang gelar La Liga 1996/97, dan di kesemepatan kedua juga meraih gelar La Liga 2006/07.

– Carlo Ancelotti

image

Juventus 1999–2001, Real Madrid 2013–2015

Setelah menggantikan Marcello Lippi, Ancelotti menyumbang Piala Intertoto 1999 untuk Juventus, namun hanya mampu membawa Juventus ke peringkat 2 Seri A di dua musim kontraknya. Setelah dari Juventus, Ancelotti menangani sejumlah klub, antara lain AC Milan, Chelsea, dan Paris Saint-Germain, sebelum bergabung dengan Madrid. Di Madrid, Ancelotti meraih trofi Liga Champions 2013/14, Piala Super Eropa 2014, Piala Dunia Antarklub 2014, dan Copa del Rey 2013/14. Sekarang ia melatih Bayern Muenchen.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s