Rahasia Batu Akik Giok “Menyerupai Ka’bah” King Marantale Parigi Moutong

( Dibalik Rahasia Batu Akik Yang Pernah Didemonstrasikan Oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia Yang Pernah Dimuat Oleh Tribun News Pada hari Minggu, 3 Mei 2015 ) Rahasia dibalik kekuatan energi batu Akik King Marantale Parigi Moutong Sulawesi Tengah. Pada hari Jum’at, 26 Juni 2015 Pukul 13.00 WITA ba’da Shalat Jum’at. Masyarakat Marantale membelah bongkahan batu Akik King Marantale, setelah terbelah bongkahan batu Akik tersebut masyarakat menjerit bahkan ada yang menangis sambil berteriak Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Dalam batu Akik tersebut terdapat gambar Ka’bah seperti digambar. Bupati Samsurizal Tombolotutu mendengar berita tersebut langsung menuju lokasi dan membawa batu Akik King Marantale ke Rumah Jabatan Bupati di Kota Parigi. Dengan temuan ini Bupati Parigi Moutong Samsurizal Tombolotutu berdo’a dan berharap agar masyarakat Parigi Moutong menjadikan semakin kuat keiman-Nya kepada Allah SWT serta mendapat ridho dan membawa kesejahteraan. Bagi khususnya masyarakat Parigi Moutong dan umumnya Sulawesi Tengah, semoga Pemerintah dan masyarakat Parigi Moutong mendapat Ridho dari Allah SWT untuk dapat mensukseskan Acara Sail Tomini pada tanggal 19 September 2015. – at Mesjid Darussalam Parigi

View on Path

Berikut videonya

Iklan
Rahasia Batu Akik Giok “Menyerupai Ka’bah” King Marantale Parigi Moutong

Gara – Gara Batu, Menteri Mengangkat Bupati Parigi Moutong

image

PARIGI- Akik atau batu cincin merupakan salah satu tren yang saat ini kian merebak di masyarakat Indonesia. Bahkan seakan tak mengenal usia, batu-batu indah ini pun banyak terlihat melekat di jari hampir semua kalangan tanpa mengenal usia, baik mereka yang telah berumur, anak muda bahkan hingga wanita pun kini turut pula menggunakan batu akik sebagai sarana untuk menambah cantik penampilan.

Batu akik memang penuh pesona, bahkan keindahannya dapat memikat siapa saja yang melihatnya. Namun terlepas dari nilai estetika dan keindahan yang dimilikinya, sebagian orang mempercayai jika ada khasiat batu akik serta berbagai manfaat bagi siapa pun pemakainya. Ada orang yang percaya jika menggunakan batu akik tertentu, maka ia akan merasakan sebuah energi yang positif. Terlepas dari mitos ataukah hanya sebuah sugesti, alangkah bijaksana apabila kesukaan kecintaan terhadap batu akik sedianya dilandasi atas nilai estetikanya saja tanpa menghubung-hubungkannya dengan fungsi magis atau spiritual yang dapat merusak nilai-nilai keimanan seseorang, kini muncul batu yang mendongkrak kekuatan fisik. Batu itu ialah batu marantale asal Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Kabupaten ini terletak di pesisir Teluk Tomini dan berjarak sekitar 100 km dari Kota Palu ke arah timur atau 2,5 jam perjalanan darat yang melewati punggung pegunungan Sulawesi. Ajaibnya batu itu bukan sekadar mitos yang tanpa pembuktian. Tak tanggung-tanggung, salah satu menteri Kabinet Kerja, Menteri Perindustrian Saleh Husin mengalaminya sendiri.

Awalnya, Bupati Parigi Moutong Samsurizal Tombolotutu bertutur tentang batu marantale saat menyambut Menperin di rumah dinas Bupati, Minggu malam (3/5/2015). Karena penasaran, segera digelar pembuktian. Skenarionya, empat orang termasuk Menperin Saleh Husin termasuk Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulteng, Abu Bakar Ahmadali mencoba mengangkat Bupati Samsulrizal yang duduk di kursi. Pertama, mereka mengangkat dengan kedua jari telunjuk yang ditangkupkan, alias bukan dengan mememegang menggunakan kedua tangan. Tentu saja, keempatnya gagal.

Ini untuk membuktikan bahwa awalnya tidak bisa mengangkat. Ujar Bupati Parigi Moutong

image

Selanjutnya, langkah kedua, keempatnya membasuh tangan masing-masing dengan air yang merupakan rendaman batu marantale. Lama rendaman tidak lama, hanya 3-5 menit. Setelah mengambil posisi persis langkah pertama, keempatnya siap mencoba lagi. Hopppp…. sang bupati pun terangkat hingga lebih tinggi dari kursi. Saleh Husin yang asal pulau Rote, Nusa Tenggara Timur pun ternganga saking takjub. Menurut Saleh Husin, kisah batu marantale Parigi ini menambah khasanah perbatuan Tanah Air.

“Di luar soal hal-hal yang di luar nalar, fenomena ini menambah daya tarik batu-batu akik di Indonesia” Ujarnya

Dia berharap, ke depan, masyarakat makin meminati dan bangga pada batu akik asli Indonesia. Demikian juga, para perajin terus meningkatkan kualitas batu untuk meningkatkan nilai tambah. Samsurizal menuturkan, keunikan batu marantale ini baru mengemuka sekitar satu bulan belakangan ini. Batu ini banyak ditemukan di desa Marantale dan Uwefolu, Kecamatan Siniu. Harga batu mentah sebelum diolah terbilang terjangkau, sebongkah batu marantale sebesar kepalan tangan ditawarkan hanya Rp 50-100 ribu.

Dengan sedikit perubahan oleh penulis

image

Gara – Gara Batu, Menteri Mengangkat Bupati Parigi Moutong

Visi & Misi “Bupatiku” Samzurizal Tombolotutu

image

Bakal calon (balon) bupati Samsurizal Tombolotutu, menegaskan akan tetap melanjutkan visi misi bupati sebelumnya, Longki Djanggola, apabila terpilih kembali sebagai bupati pada periode 2013-2018 .

“Saya akan tetap melanjutkan visi misi pendahulu saya Pak Longki Djanggola dalam menjadikan Kabupaten Parigi Moutong menjadi terdepan di Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2020. Sudah menjadi tugas saya untuk tetap melanjutkan visi dan misi tersebut, karena sebelumnya saya adalah wakil beliau. Jika saya mengganti visi misi tersebut, tentu rencana menjadikan kabupaten kita menjadi terdepan di Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2020 akan terhenti di tengah jalan,” jelas Samsurizal pada acara pembacaan visi misi balon Bupati Parmout Pemilukada tahun 2013 oleh Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) di Hotel Tunas Harapan Parigi, Minggu malam (21/10).

Lebih lanjut Samsurizal menambahkan bahwa diantara programnya ke depan yang akan lebih dimaksimalkan adalah disiplin aparatur pemerintahan demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

“Banyak yang menilai saya agak keras dalam penegakkan disiplin pada pegawai di jajaran Pemda Parigi Moutong, tapi itulah seharusnya yang kita lakukan sebagai pelayan masyarakat,” ujar Samsurizal.

Selain itu, Samsurizal secara lugas juga menyebutkan dalam pemerintahannya nanti, aka menggenjot sektor pertumbuhan ekonomi dengan menjadikan beberapa komoditi sebagai sektor andalan. Diantaranya, komoditi pertanian dan perkebunan kelautan serta pertambangan.

“Namun demikian kita jangan melupakan stabilitas keamanan. Sebagaimana basis saya yang berasal dari militer, tentu sektor ini menjadi kelebihan saya. Semua rencana pembanguan akan menjadi sia-sia jika sisi keamanan dan ketertiban tidak terpenuhi,” tandas Samsuirizal.

Samsurizal menjelaskan, di sisa masa jabatan ini, pihaknya akan fokus dalam pengembangan potensi kelautan dan perikanan, serta peningkatan produksi pertanian melalui pengembangan komoditi-komoditi unggulan.

Untuk pengembangan komoditi rumput laut, Parigi Moutong ditargetkan bisa
menjadi produsen terbesar rumput laut di Sulteng. Selain itu, akan dilakukan pengembangan melalui industri. “Guna pengembangan produksi, kami akan terus meberi perhatian kepada masyarakat pembudidaya rumput laut di daerah ini. Selanjutnya, kami akan mengupayakan pengembangan industrinya, agar bisa menyerap
lapangan kerja yang lebih banyak,” kata Samsurizal.

Untuk sektor pertanian dan perkebunan, kata Samsurizal, Pemkab Parigi Moutong yang dipimpinnya akan terus menggenjot penyediaan infrastruktur, serta program-program peningkatan produksi melalui intensivikasi dan ektensivikasi pertanian.

Selain itu, beberapa program pendampingan dan pemberian bantuan kepada petani yang sudah berjalan selama ini, akan terus ditingkatkan. Untuk menunjang semua program pembangunan, kata Samsurizal, tentu saja membutuhkan manajemen dan
kinerja pemerintahan yang baik dan bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme. “Pembenahan organisasi pemerintahan juga menjadi prioritas untuk membangun daerah ini,” ujarnya.

Visi & Misi “Bupatiku” Samzurizal Tombolotutu

Visi Misi “TB” Taswin Borman

image

Program Taswin Borman dalam Pilkada Parigi Moutong 2013 Borman dihadapan fungsionaris PKS Parmout yang dihadiri Ketua DPD PKS, Abd Rahman serta Sekretarisnya, Rahmat memaparkan visi dan misinya. Dikatakan Taswin, Pendidikan menjadi prioritas pertama jika nantinya dipercaya oleh masyarakat memimpin Kabupaten Parmout periode mendatang karena saat ini masih kurang mendapat porsi perhatian dari pemerintah setempat. Hal lainnya yang perlu dibenahi adalah perbandingan yang tak berimbang antara jumlah murid dengan guru serta gedung sekolah yang tersedia. “Masih ada sekolah tidak ada guru mata pelajaran khusus,” sesalnya Untuk masalah kesehatan,Taswin juga berharap ke depan Pemda setempat bisa menyekolahkan minimal empat anak daerah setiap tahun di Fakultas Kedokteran. Langkah ini diharapkan anak daerah yang disekolahkan tersebut, setelah tamat di Fakultas Kedokteran bisa mengabdi bagi daerahnya. Hal fundamental lainnya yang akan diwujudkan nantinya lanjut Taswin, adalah mempercepat reformasi birokrasi yang terkesan mandeg di daerah penghasil beras ini.

Ada empat program yang akan menjadi andalan Taswin Borman, yakni pendidikan, kesehatan, kesejahteraan masyarakat dan melayani masyarakat.

  • Pendidikan, pendidikan sudah menjadi kewajiban bagi pemerintah untuk mencerdaskan khidupan bangsa.
  • Kesehatan, akan memberikan pengobatan gratis bagi yang tidak mampu.
  • Kesejahteraan masyarakat, lebih memprioritaskan bagi kesejahteraan masyarakat yang ada ditepi pantai & pegunungan.
  • Pelayanan masyarakat sudah mnjdi tugas pemerintah manapun untuk melayani masyarakat yang membutuhkan.

Dia menguraikan, untuk pendidikan sudah menjadi kewajiban bagi pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa inilah sektor yang akan ia sentuh nanti jika terpilih,untuk kesehatan dirinya akan memberikan pengobatan gratis bagi yang tidak mampu, untuk kesejahteraan masyarakat ia mengatakan akan lebih memprioritaskan bagi kesejahteraan masyarakat yang ada ditepi pantai dan pegunungan “ Masyarakat Parimo banyak yang tinggal di tepi pantai, oleh karena itu sektor perikanan harus di genjot seperti juga masyarakat yang tinggal dipegunungan apa yang menjadi sumber pendapatan mereka harus pula digenjot agar kesejahteraan mereka meningkat,” ujar Taswin. Sementara untuk pelayanan masyarakat juga sudah menjadi tugas pemerintah manapun untuk melayani masyarakat yang membutuhkan. TB mempertanyakan dengan Pembangunan yang sedemikian maju ini, apakah masyarakatnya maju atau ikut sejahtera dalam kemajuan pembangunan yang ada sekarang.

Visi Misi “TB” Taswin Borman

Biografi H. Samsurizal Tombolotutu

Image

Sulteng Salah satu indikator keberhasilan dalam pembangunan adalah terciptanya kestabilan keamanan dan ketertiban di wilayah. Karena tanpa itu, dengan alasan apapun yang dilakukan pemerintah dan masyarakatnya pasti banyak menemui hambatan.

Demikian hal itu ditegaskan Kol. Infanteri Samsurizal calon wakil Bupati Parigi Moutong kepada HOKI di warung Logis Jalan Toraranga Senin, (11/8).

Inilah yang menjadi alasan sehingga calon Bupati Incumbent, Longki Djanggola akhirnya menjatuhkan pilihan berpasangan dengan Kol. Infanteri Samsurizal Tombolotutu sebagai wakilnya dalam pemilihan Kepala Daerah Parigi Moutong untuk periode 2008-2013.

Kolonel Samsurizal Tombolotutu Putra kelahiran Tinombo 03 Maret 1959 silam ini, dikenal memiliki dengan segudang pendidikan Kemiliteran baik yang didapatkan melalui pendidikan Formal maupun Non Formal.

Putra (Alm) H. Abdul Madjid Tombolotutu itu, sejak tamat Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tinombo tahun 1967 melanjutkan pendidikannya di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI).

Tamat tahun 1983 dan kemudian melanjutkan ke jenjang pendidikan perwira. Setelah itu,  Samsurizal Tombolotutu  memperdalam ilmunya dengan Kursus Perwira Intelijen.

Dedikasi dan pengalaman bertugas di kemiliteran ini dinilai sepadan dengan figure Longki Djanggola. karena Longki sendiri adalah seorang figure yang memiliki jiwa membangun  yang besar, sedangkan Samsurizal memiliki kemampuan dalam strategi keamanan Teritorial.

Sehingga dapat dipastikan Program yang akan dilaksanankan dalam Lima (5) Tahun kedepan dapat berjalan dengan baik.

“Jika suatu pekerjaan tidak diserahkan kepada ahlinya maka tunggulah kehancurannya,“ tambah mantan staf ahli Kepala Staf Angkatan Darat dalam bidang Sumber Daya Manusia khusus bagian teritorial.

Tekad Samsurizal untuk membangun kampung halamannya Kabupaten Parigi Moutong, tidak perlu diragukan lagi.

Buktinya Samsurizal rela meninggalkan posisi jabatan strategis dalam TNI Angkatan Darat.

Padahal, dalam waktu dekat ini ia akan menyandang pangkat Brigadir Jenderal (Brigjend) dan telah ditawarkan posisi Komandan Daerah Resimen (Danrem) di salah satu propinsi bagian timur Indonesia.

Namun Tawaran Jabatan yang menggiurkan itu kalah dengan besarnya keinginan Samsurizal untuk pulang kampung halamannya  guna melayani masyarakat  Parigi Moutong  bersama Longki Djanggola.

“Seluruh ilmu dan pengalaman akan saya tuangkan dalam visi  yaitu terwujudnya kabupaten Parigi Moutong terdepan dengan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing di provinsi Sulawesi Tengah tahun 2020,” ujar suami dari Dra. Hj. Noor Wachidah Prihartini itu.

Profil Bupati Parigi Moutong

Identitas Diri :
Nama Lengkap : Kolonel (Inf.) H. Samsurizal Tombolotutu Wakil Bupati
Tempat Tgl Lahir : Tinombo, 3 Maret 1958
Jenis Kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Jabatan : Bupati Parigi Moutong
Alamat : Jln. Trans Sulawesi Kel. Bantaya Parigi
Riwayat Keluarga :
Nama Istri : Dra. Hj. Noor Wachida Prihartini
Agama : Islam
Alamat : Jln. Trans Sulawesi Kel. Bantaya Parigi 
Anggota Keluarga : 1. Rhida Indra Pribadi Tombolotutu, ST
2. Riznu Fitra Bhuwana Tombolotutu
3. Rifi Noor Faizal Tombolotutu

Riwayat Pendidikan :
A. Pendidikan Formal
1. SD Negeri Tinombo
2. SMPN 2 Palu
3. STM Palu Jurusan Mesin
4. SMAN Tinombo
B. Pendidikan Militer
Pendidikan Militer Dalam Negeri :
1. Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) Tahun 1983
2. Pendidikan Lanjutan Perwira I (DIKLAPA I)
3. Pendidikan Lanjutan Perwira II (DIKLAPA II)
4. Kursus Perwira Intelejen
5. Kursus Kepala Seksi Operasi
6. Sekolah Komando Angkatan Darat (SESKOAD)
7. Kursus Perencanaan Strategi Militer
8. Kursus Dosen Kewiraan
Pendidikan Militer Luar Negeri :
1. Air Borne (West Point-Amerika-USA)
2. Path Finder (Amerika-USA)
3. Air Result (Amerika-USA)
4. Contra Intelligence (SAS-England)
Riwayat Pangkat :
a. LETTU
b. KAPTEN
c. MAYOR
d. LETKOL
e. KOLONEL
Riwayat Jabatan :
1. Komandan Peleton 3/A Yonif 501/KOSTRAD Pare-pare
2. Komandan Kompi A YONIF 501/KOSTRAD
3. Komandan Kompi B YONIF 503/KOSTRAD
4. Kepala Seksi Operasi YONIF 503/ KOSTRAD
5. Kepala Seksi Operasi YONIF 303/KOSTRAD
6. Kepala Seksi Intelijen YONIF 503/KOSTRAD
7. Wakil Komandan Batalyon 303 YONIF 503/KOSTRAD
8. Komandan Sekolah Calon Tamtama Rindam XVII Trikora
9. Komandan Batalyon 731 KODAM XVI Pattimura
10. Kepala Seksi Operasi KOREM 142 Pare-pare
11. Komandan KODIM 1420 Sidrap
12. Komandan KODIM 1405 Pare-pare
13. Perwira Pembantu Bidang SDM Staf Teritorial KASAD
14. Perwira Pembantu Bidang Perencanaan TMMD Staf Teritorial KASAD
15. Sekretaris dan Dosen Sekolah Komando Angkatan Darat (SESKOAD)

Riwayat Penugasan 
Dalam Negeri (Operasi Tempur) :
1. Operasi Seroja TIMTIM (1983-1984), (1985-1986), (1990-1991)
2. Operasi DOM Aceh (1984-1985), (1986-1987)
3. Operasi Irian Jaya (1996-1997)
Dalam Negeri (Operasi Kemanusiaan)
1. Operasi penanggulangan bencana alam gempa bumi & Tsunami Aceh
2. Operasi penanggulangan bencana alam gempa bumi & Tsunami P. Nias
3. Operasi penanggulangan bencana alam gempa bumi Bantul Yogyakarta
4. Operasi penanggulangan bencana alam gempa bumi & Tsunami Pantai Pangandaran Jawa Barat
5. Operasi penanggulangan bencana alam gempa bumi Nabire
6. Operasi penanggulangan konflik horisontal Kalbar & Kalteng
7. Operasi penanggulangan konflik horisontal Ambon/Maluku
Luar Negeri :
1. Kris Kartika (KEHAR MALINDO) IV di Malaysia
2. Special Army Force (SAFHAR INDOPURA) II Singapura
3. Pengamat Perdamaian Filipina Selatan
4. Training Army Force di Vietnam
5. Training Army Force di Thailand
6. Training Pasukan Perdamaian Dunia (PEACE KEEPING) di India
7. Training Pasukan Perdamaian Dunia (PEACE KEEPING) di Jepang
8. Pasukan Perdamaian Garuda XIV – PBB UNTAC di Kamboja
Penghargaan Yang Pernah Diterima :
1. Satya Lencana Seroja
2. Satya Lencana Kestiaan XXIV
3. Satya Lencana Santi Dharma
4. Penghargaan Khusus (UN Medal)

(rizka)

Biografi H. Samsurizal Tombolotutu